Internet Rakyat Rp100 ribu bisa jadi fondasi murah dan praktis untuk UMKM mulai mengadopsi AI. Pelajari jadwal distribusi, cara daftar, dan strategi pemanfaatannya.

Internet Rakyat 100 Ribu: Fondasi AI untuk UMKM
Sebagian besar UMKM yang saya temui di daerah mengeluh hal yang sama: internet mahal, sinyal tidak stabil, dan kuota cepat habis. Akibatnya, mereka tertinggal dalam hal digitalisasi, apalagi bicara soal AI.
Kini mulai muncul satu jawaban yang cukup menarik: Internet Rakyat Rp100 ribu garapan Telemedia, anak usaha WIFI. Program ini sudah masuk tahap distribusi dan aktivasi layanan. Kalau dimanfaatkan dengan benar, ini bukan sekadar internet murah — tapi langkah pertama menuju UMKM yang lebih cerdas dan siap AI.
Tulisan ini membahas dua hal sekaligus:
- Informasi praktis: jadwal distribusi, cara daftar, dan cara cek lokasi Internet Rakyat.
- Sudut pandang strategis: bagaimana koneksi internet terjangkau ini bisa jadi fondasi penerapan AI untuk UMKM Indonesia, terutama di wilayah terpencil.
Apa Itu Internet Rakyat Rp100 Ribu dan Kenapa Penting untuk UMKM?
Internet Rakyat Rp100 ribu adalah layanan internet tetap/rumahan berbiaya rendah yang dirancang untuk menjangkau masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM dan rumah tangga di daerah yang selama ini kesulitan mengakses internet stabil.
Kenapa program seperti ini krusial untuk UMKM dan adopsi AI?
-
AI butuh koneksi stabil
Banyak solusi AI untuk UMKM berbasis cloud, misalnya:- Chatbot untuk WhatsApp dan Instagram
- Sistem kasir online dengan analisis penjualan otomatis
- Tools AI untuk desain konten media sosial
- Aplikasi prediksi permintaan dan pengelolaan stok Tanpa internet yang stabil, semua itu hanya jadi wacana.
-
Biaya internet jadi hambatan besar
Bagi UMKM mikro dan ultra mikro, pengeluaran Rp300–500 ribu per bulan hanya untuk internet sering dianggap terlalu berat. Paket Rp100 ribu per bulan jauh lebih realistis untuk:- Warung kelontong
- Penjual makanan rumahan
- Penjahit, pengrajin, dan pengusaha jasa kecil
-
Inklusi digital = inklusi AI
Kalau hanya UMKM di kota besar yang punya akses internet layak, maka hanya mereka yang bisa memanfaatkan AI. Internet terjangkau adalah syarat minimum supaya AI benar-benar bisa dirasakan sampai ke desa.
“AI untuk UMKM tidak akan terjadi tanpa internet murah dan stabil. Internet Rakyat menjawab titik paling dasar dari masalah ini: akses.”
Jadwal Distribusi dan Pemasangan Internet Rakyat
Internet Rakyat sedang memasuki tahap distribusi dan aktivasi bertahap di berbagai wilayah. Pola seperti ini biasanya terjadi:
- Tahap uji coba (pilot) di beberapa kota/kabupaten
- Perluasan ke kecamatan dan desa sekitar
- Skala nasional sesuai kesiapan infrastruktur dan mitra lokal
Karena jadwal detail bisa berubah dan berbeda tiap daerah, pola umum yang bisa Anda pegang adalah:
1. Fase Pengenalan Wilayah
Di fase awal, biasanya:
- Disebar tim sosialisasi ke kelurahan/desa
- Dipasang spanduk atau banner di titik-titik ramai
- Mulai ada pendaftaran kolektif per RT/RW atau komplek
Kalau Anda mulai melihat promosi Internet Rakyat di sekitar rumah atau tempat usaha, besar kemungkinan wilayah Anda sudah masuk daftar distribusi awal.
2. Fase Pendaftaran & Survei Lokasi
Setelah minat terkumpul, tim akan:
- Mengumpulkan data calon pelanggan
- Menentukan rute jaringan yang paling efisien
- Mengatur jadwal pemasangan per blok atau per gang
Biasanya di fase ini muncul pengumuman jadwal seperti:
- Pemasangan untuk RT 01–05: minggu pertama
- RT 06–10: minggu kedua, dan seterusnya
3. Fase Pemasangan & Aktivasi
Pada tahap ini:
- Tim datang ke rumah/toko sesuai jadwal
- Perangkat dipasang (router/ONT atau perangkat lain)
- Layanan diuji langsung di tempat
Waktu pemasangan rata-rata bisa 1–2 jam per titik tergantung kondisi bangunan dan kerapian instalasi kabel.
Kalau Anda pelaku UMKM, sebaiknya daftar lebih awal saat pendaftaran dibuka, supaya tidak harus menunggu gelombang pemasangan berikutnya.
Cara Daftar Internet Rakyat Rp100 Ribu
Secara umum, cara daftar Internet Rakyat cukup sederhana, dan biasanya mirip di berbagai daerah. Polanya seperti ini:
1. Lewat Petugas Lapangan
Ini cara yang paling sering dipakai di wilayah perumahan dan desa.
Biasanya Anda akan:
- Didatangi petugas atau koordinator RT/RW yang bekerja sama
- Diminta mengisi formulir pendaftaran berisi:
- Nama lengkap
- Nomor KTP
- Alamat lengkap
- Nomor HP/WhatsApp aktif
- Memilih paket (misalnya: Internet Rakyat Rp100.000/bulan)
Tips praktis:
- Minta kartu identitas petugas atau bukti resmi kerja sama dengan penyedia
- Foto formulir atau bukti pendaftaran sebagai arsip pribadi
2. Melalui Pendaftaran Online
Di beberapa kota yang infrastrukturnya sudah siap, pendaftaran bisa dilakukan melalui:
- Form online
- Aplikasi
- Nomor WhatsApp resmi
Umumnya Anda perlu:
- Mengisi data diri dan alamat
- Menandai lokasi di peta (share location)
- Menunggu verifikasi kelayakan jaringan
Kalau disetujui, Anda akan mendapat notifikasi jadwal pemasangan.
3. Lewat Mitra atau Komunitas
Untuk UMKM, sering kali ada pendekatan berbasis komunitas, misalnya:
- Komunitas pedagang pasar
- Asosiasi pengusaha kecil
- Gapoktan atau kelompok tani
Kelebihan jalur ini:
- Kadang ada promo khusus kalau daftar kolektif
- Jadwal pemasangan bisa diatur agar cocok dengan jam operasional usaha
Cara Cek Lokasi Internet Rakyat di Daerah Anda
Pertanyaan yang paling sering muncul: “Wilayah saya sudah tercover Internet Rakyat atau belum?”
Ada beberapa cara praktis untuk mengeceknya.
1. Cek Informasi Resmi dan Kanal Komunitas
Lacak informasi dari:
- Grup WhatsApp RT/RW atau komplek
- Pengumuman di balai desa/kelurahan
- Media sosial resmi penyelenggara atau pemerintah daerah
Sering kali, pengumuman perluasan jaringan dipublikasikan per wilayah secara bertahap.
2. Tanya Tetangga dan Pemilik Usaha Sekitar
Cara paling cepat dan realistis:
- Tanyakan ke tetangga: “Sudah ada pemasangan Internet Rakyat di sini?”
- Tanya ke pemilik warung atau konter pulsa setempat
Kalau sudah ada beberapa rumah/pelaku usaha yang pakai, peluang Anda untuk ikut di gelombang berikutnya cukup besar.
3. Cek dengan Kirim Lokasi
Jika tersedia nomor kontak atau WA resmi:
- Kirim share location dari HP Anda
- Tanyakan apakah titik Anda sudah termasuk area layanan
- Minta estimasi jadwal pemasangan bila memang sudah dalam rencana jaringan
Jawaban seperti “Masih dalam pengembangan jaringan” biasanya artinya wilayah Anda masuk target, tapi belum masuk jadwal dekat.
Dari Internet Murah ke AI: Langkah Praktis untuk UMKM
Internet Rakyat baru terasa manfaatnya kalau dipakai untuk meningkatkan omzet dan efisiensi usaha, bukan sekadar nonton video hiburan.
Berikut cara mengubah internet Rp100 ribu jadi mesin bantu bisnis berbasis AI.
1. Otomatisasi Layanan Pelanggan dengan Chatbot
Begitu punya internet stabil, UMKM bisa mulai memakai:
- Chatbot WhatsApp/Instagram untuk jawab pertanyaan umum
- Auto-reply untuk jam tutup toko
- Template jawaban untuk harga, stok, dan cara order
Dampaknya:
- Respon ke pelanggan jadi lebih cepat
- Anda bisa tetap melayani meski sedang sibuk produksi atau sedang di perjalanan
AI di balik chatbot akan belajar dari pola pertanyaan pelanggan, sehingga jawaban makin rapi dan relevan.
2. Pakai AI untuk Konten Pemasaran Digital
Banyak pelaku UMKM kesulitan membuat:
- Caption menarik
- Desain poster promo
- Ide konten harian
Dengan internet terhubung, Anda bisa mengakses berbagai tools AI yang membantu:
- Menyusun caption Instagram berdasarkan produk dan target pasar
- Menghasilkan ide promosi mingguan
- Membuat desain sederhana untuk feed dan story
Ini menghemat waktu dan biaya desain, sekaligus membuat akun toko terlihat lebih profesional.
3. Analisis Penjualan dan Stok Secara Otomatis
Beberapa aplikasi kasir online sudah menanamkan elemen AI seperti:
- Rekomendasi stok yang harus ditambah
- Prediksi produk apa yang akan banyak laku di periode tertentu
- Laporan tren penjualan otomatis
Tanpa internet, fitur-fitur ini tidak optimal karena datanya tersimpan di server. Dengan Internet Rakyat yang stabil, UMKM kecil pun bisa menikmati fitur yang dulu hanya dipakai perusahaan besar.
4. Pendidikan Digital & AI untuk Pemilik dan Karyawan
Internet murah juga membuka pintu untuk:
- Nonton pelatihan gratis di YouTube tentang manajemen keuangan UMKM
- Mengikuti kelas online singkat mengenai pemasaran digital
- Mencoba kursus perkenalan AI untuk UMKM
Semakin naik literasi digital pemilik dan karyawan, semakin mudah bisnis beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Strategi UMKM: Maksimalkan Internet Rakyat untuk Tumbuh
Supaya Internet Rakyat Rp100 ribu benar-benar terasa sebagai investasi, bukan sekadar biaya bulanan, Anda bisa menerapkan beberapa strategi sederhana.
1. Alokasikan Penggunaan untuk Kegiatan Produktif
Buat aturan internal, misalnya:
- Jam produktif (08.00–17.00): internet diutamakan untuk operasional usaha
- Hiburan (YouTube, streaming) dibatasi di luar jam usaha
Tujuannya jelas: kuota dan bandwidth dipakai untuk hal yang menghasilkan uang dulu.
2. Tetapkan Target Bisnis yang Terukur
Contoh target setelah pasang internet:
- Dalam 3 bulan, minimal punya 1 channel penjualan online aktif (WhatsApp, Instagram, marketplace)
- Dalam 6 bulan, minimal 50% pelanggan rutin di-update lewat broadcast atau status WA/IG
- Dalam 1 tahun, mulai pakai minimal 1 tools AI (chatbot, desain otomatis, atau analitik sederhana)
Target konkret membantu Anda mengukur: internet ini hanya jadi biaya, atau sudah jadi alat kerja.
3. Kolaborasi dengan UMKM Lain di Sekitar
Kalau beberapa UMKM di satu wilayah sama-sama pakai Internet Rakyat, manfaatkan untuk:
- Bikin kelas kecil berbagi ilmu tentang jualan online
- Saling belajar cara pakai tools AI sederhana
- Membuat kampanye promo bersama di media sosial
Semakin kuat ekosistem UMKM di satu wilayah, semakin besar daya tarik wilayah tersebut di mata konsumen.
Menyambungkan Titik: Dari Internet Rakyat ke Ekosistem AI UMKM Indonesia
Internet Rakyat Rp100 ribu garapan Telemedia anak usaha WIFI adalah contoh konkret bahwa infrastruktur digital dan inklusi internet sedang bergerak ke arah yang lebih ramah bagi masyarakat dan UMKM.
Bagi program “AI untuk UMKM Indonesia: Panduan Implementasi Praktis”, ini adalah pondasi yang selama ini sering hilang dari pembicaraan: Anda tidak bisa bicara AI kalau pelaku usaha bahkan belum punya akses internet yang terjangkau dan stabil.
Jadi kalau di daerah Anda sudah mulai ada jadwal distribusi Internet Rakyat:
- Cek lokasi Anda masuk area layanan atau belum
- Daftar seawal mungkin, terutama kalau Anda pelaku UMKM
- Gunakan koneksi ini bukan hanya untuk hiburan, tapi untuk membangun sistem usaha yang lebih rapi, lebih data-driven, dan pelan-pelan lebih cerdas dengan bantuan AI
Pertanyaannya sekarang bukan lagi “perlu internet atau tidak?”, tapi:
“Seberapa cepat Anda bisa mengubah internet Rp100 ribu per bulan menjadi mesin bantu yang mendorong omzet dan menyiapkan UMKM Anda masuk era AI?”